Flek Hitam Pada Wajah = PENYAKIT KANKER?

Flek Hitam Pada Wajah Wanita

Setiap wanita tentu saja mendambakan kulit wajah yang bersih dan mulus, tetapi mungkin harapan tersebut tidak terjadi bagi sebagian wanita yang mempunyai bekas jerawat maupun flek hitam di wajah. Salah satu masalah yang paling sering terjadi pada sebagian besar wanita Asia, terutama yang berusia di atas 30 tahun, adalah timbulnya bintik hitam atau flek di wajah. Penyebab flek hitam di wajah bermacam-macam diantaranya akibat paparan sinar matahari, bekas jerawat, akibat

pemakaian obat hormonal seperi pencegah kehamilan, pemakaian kosmetik tidak tepat dan sebagainya.

Kalau diperhatikan, sebenarnya kaum Pria yang lebih sering terkena paparan sinar UV (matahari) bila dibandingkan wanita. Tapi kenapa saat diatas usia 30 tahun, justru 9 dari 10 wanita muncul flek-flek hitam pada wajahnya (black spots on the woman face)? Terutama mereka yang hidup di perkotaan.

Banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya Flek Hitam pada Wajah. Menurut salah satu survey sebuah majalah wanita di ibukota, 90% penyebab utamanya adalah BAHAN BERBAHAYA PADA KOSMETIK. Pemakaian kosmetik yang kemungkinan besar mengandung MERKURI dan ASAM SALISILAT, bila digunakan terus menerus, akan menyebabkan kulit menjadi sangat sensitif terhadap sengatan sinar matahari. Penyebab-penyebab tersebut menghasilkan toksin (racun) sehingga merubah warna kulit (pigmen) hingga akhirnya kulit tampak kusam, tidak cerah (putih), tidak sehat.

ZAT MERKURI PADA PRODUK KOSMETIK

Unsur merkuri yang ada di kosmetik akan diserap melalui kulit, kemudian akan dialirkan melalui darah keseluruh tubuh dan merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal yang berakibat terjadinya gagal ginjal yang sangat parah dan menimbulkan kematian.

Merkuri dalam krim pemutih (yang mungkin tidak tercantum pada labelnya) dapat menimbulkan keracunan bila digunakan untuk waktu lama.Walau tidak seburuk efek merkuri yang tertelan (dari makanan ikan yang tercemar), tetap menimbulkan efek buruk pada tubuh. Kendati cuma dioleskan ke permukaan kulit, merkuri mudah diserap masuk ke dalam darah, lalu ,memasuki system saraf tubuh.

Manifestasi gejala keracunan merkuri akibat pemakaian krim kulit muncul sebagai gangguan system saraf, seperti tremor (gemetar), insomnia (tidak bisa tidur), pikun, gangguan penglihatan, ataxia (gerakan tangan tak normal), gangguan emosi, depresi dan lain-lain.

Oleh karena umumnya tak terduga kalau itu penyakitnya, kasus keracunan merkuri sering didiagnosis sebagai kasus Alzheimer, Parkinson, atau penyakit gangguan otak. Setelah sekian lama, kosmetik tsb akan diserap melalui kulit dan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, akhirnya merkuri itu akan mengendap di dalam ginjal, sehingga menyebabkan gagal ginjal yang sangat parah bagi pemakainya.

MURAH MERIAH… CLING DALAM 1-2 MINGGU ?

Produk kosmetik yang mengandung Merkuri dalam krim pemutih (yang mungkin tidak tercantum pada labelnya) akan menyebabkan iritasi parah pada kulit, yakni berupa kulit yang kemerah-merahan dan menyebabkan kulit menjadi mengkilap secara tidak normal. Kondisi tersebut telah banyak dikeluhkan oleh para konsumen yang sudah terlanjur menggunakan produk-produk kosmetik berbahaya tersebut.

Produk kosmetik bermerkuri umumnya menjanjikan wajah putih dalam tempo singkat. Seminggu saja menggunakan produk ini, wajah dijamin langsung cling.

Kalau ada produk yang bisa membuat wajah menjadi putih dalam seminggu, konsumen harus waspada karena kemungkinan produk itu mengandung merkuri. Kosmetik yang aman bisa memutihkan kulit, namun membutuhkan waktu yang lama bahkan bisa berbulan-bulan.

FLEK HITAM APAKAH BISA DIHILANGKAN ?

Berbagai cara digunakan untuk menghilangkan flek flek hitam pada wajah, namun ingat selama proses menghilangkan flek tersebut masih menggunakan kream pemutih, flek hanya hilang sesaat dan akan muncul lagi. Kenapa demikian? Karena sebenarnya fungsi hatinya sudah berat untuk bekerja, karena banyak racun yang dihasilkan dari produk kosmetik. Selama racun dalam tubuh tidak dibuang (detox), flek hitam tersebut akan terus muncul.

DETOXIFICATION

Salah satu fungsi Utama LifeExtens & SkinGuard adalah sebagai DETOX (membuang racun) dari dalam tubuh kita. Digunakan oleh hati untuk membuang racun, termasuk formalin, acetaminophen, benzpyrene dan berbagai senyawa lainnya serta memainkan peranan kunci dalam reaksi detoksifikasi.